New Article


Senandika di Ambang Fajar

  Cahaya kelabu baru saja mulai mengikis kepekatan malam saat Alya melangkahkan kakinya di atas hamparan pasir basah. Suara deburan ombak te...

Baca Selengkapnya
Di Ujung Ombak yang Menyimpan Rindu

Senja tak pernah benar-benar datang hari itu. Langit telah lebih dulu diselimuti awan kelabu, seolah matahari memilih bersembunyi agar tak m...

Baca Selengkapnya
Debur yang Mengajarkan Ikhlas

  Langit sore itu tidak sedang ramah. Awan kelabu menggantung rendah, menutupi sebagian cahaya matahari. Ombak berulang kali menghantam batu...

Baca Selengkapnya
Senja yang Tidak Pernah Benar-Benar Pergi

  Langit sore itu menggantungkan awan kelabu di atas laut. Matahari perlahan turun, memantulkan cahaya keemasan di antara ombak yang berkeja...

Baca Selengkapnya
Senja yang Tidak Jadi Milik Siapa-Siapa

  Hujan turun pelan di jalan Kadugede sore itu. Nafisa menyandarkan kepala ke jok mobil sambil menatap antrean kendaraan yang mengular. N...

Baca Selengkapnya
Yang Tidak Pernah Sampai

  Raka tidak pernah menyangka bahwa seseorang bisa begitu dekat, tetapi tidak pernah benar-benar menjadi miliknya. Awalnya sederhana. Mereka...

Baca Selengkapnya
Senja di Ujung Percakapan

Raka tidak pernah tahu sejak kapan ia mulai menunggu notifikasi dari Nafisa. Mungkin sejak perempuan itu tiba-tiba mengirim pesan suatu pagi...

Baca Selengkapnya
Batas yang Tidak Diucapkan

  Malam itu Raka duduk sendiri di depan layar laptopnya. Proposal penelitian lima tahun yang harusnya menjadi fokus utama justru berhenti d...

Baca Selengkapnya
LANGKAH KECIL NAFISAH

  Hari itu, langit mendung menggantung di atas kota. Nafisah duduk di ruang kerjanya, memandang tetesan hujan di jendela. Ada sesuatu yang m...

Baca Selengkapnya
PERTEMUAN DI LAYAR KECIL

  Pesan itu datang tanpa peringatan, sederhana, namun cukup untuk menarik perhatian Raka. "Halo, Kak Raka. Saya Nafisah, dosen di kam...

Baca Selengkapnya
PERCAKAPAN DI BALIK LAYAR

  Raka memandangi layar ponselnya yang menyala. Pesan dari Nafisa baru saja masuk, balasannya selalu cepat, seperti tidak ingin membiarkan p...

Baca Selengkapnya
RUANG DI ANTARA KITA

Matahari sore bersinar lembut di balik jendela ruang kerja Raka, menyisakan hangat yang seolah bertentangan dengan perasaan di hatinya. Di l...

Baca Selengkapnya
Seperti senja yang tidak pernah tergenggam

 Terrenyuh aku dalam mimpi, memandang dalam kemelut jiwa. Merasa dalam hati. Menatap sebuah senja, ketidak pastian yang selalu ada dalam dir...

Baca Selengkapnya
Rasa Yang Hilang

Desir angin yang menghembus, wajah. Tersayup aku merenung dalam kemelut. Akankah hadir sebuah keniscayaan dalam perjalanan hidup ini. Aku in...

Baca Selengkapnya
Melupakan

  Terkadang kita menginginkan seperti apa yang dimiliki oleh orang lain. Sehingga melupakan apa yang kita miliki. Keinginan yang menggebu-ge...

Baca Selengkapnya
Dalam Sunyi Ku Dekap Mimpi Bersamamu

Ku pandangi pepohonan yang rimbun bergerak lembut terhembus oleh angin. Aku merintis dalam sunyi yang terselimuti dinginnya malam. Jaket hit...

Baca Selengkapnya
Naskah drama untuk persiapan lomba hut pramuka

               Seorang wanita muda dengan wajah malu-malu membawa sebuah resep ke apotik setelah dia periksa ke dokter. Obat-obat yang terca...

Baca Selengkapnya