Welcome To Gudang Ilmu 79

Best Learning Solutions for Tech And Education

About Us

Best Learning Solutions Online

Gudang Ilmu 79 adalah blog yang berfokus pada berbagi pengetahuan dan wawasan seputar pendidikan, teknologi, dan tutorial praktis. Melalui artikel-artikel yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami, kami berkomitmen untuk membantu pembaca memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan menemukan solusi atas berbagai kebutuhan belajar. Kami percaya bahwa ilmu adalah investasi terbaik. Karena itu, Gudang Ilmu 79 hadir sebagai ruang belajar yang terbuka untuk siapa saja yang ingin terus berkembang.

Edukasi
Teknologi
Tutorial
Riset

TEKNIK MENYUSUN LAPORAN





A.      Analisis Laporan Kegiatan Usaha
Analisis pelaksanaan kegiatan usaha perlu dibuat dan disusun secara sistemati dan secermat mungkin, serta logis. Laporan kegiatan usaha adalah penyampaian informasi, sehingga akan tercipta komunikasi antara yang melaporkan dengan pihak yang diberi laporan. Laporan pelaksanaan kegiatan hendaknya bersifat komunikatif, jelas, dan mudah dipahami oleh semua pihak.
Agar menjadi komunikatif, sebaiknya laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam bahasa lugas dan mudah dimengerti. Dikatakan logis, apabila keterangan- keterangan yang dikemukakan di dalam laporan pelaksanaan kegiatan usaha disusun dalam urutan yang memperlihatkan adanya saling keterkaitan. Laporan pelaksanaan dikatakan lugas, apabila bahasa yang digunakannya langsung menjawab persoalan yang nyata dan tidak bertele- tele.
Pada dasarnya yagn perlu dianalisis dalam pelakasanaan kegiatan usaha, adalah sebagai berikut:
1.       Bidang kegiatan usaha
2.       Rugi/ laba
3.       Bidang keuangan
4.       Bidang permodalan
5.       Bidang administrasi dan pembukuan
6.       Bidang ketenagakerjaan
7.       Bidang pemasaran
8.       Bidang organisasi

Contoh laporan kegiatan usaha
1.       Bidang Kegiatan usaha
a.       Jenis kegiatan
1)      Jenis usaha ............................................................., Volume Rp. .........................................
2)      Jenis usaha ............................................................., Volume Rp. .........................................
3)      Jenis usaha ............................................................., Volume Rp. .........................................
4)      Jenis usaha ............................................................., Volume Rp. .........................................
5)      Jenis usaha ............................................................., Volume Rp. .........................................
b.      Laba/ Rugi
1)      Unit  ................................................................... Laba/ Rugi  Rp. ........................................
2)      Unit  ................................................................... Laba/ Rugi  Rp. ........................................
3)      Unit  ................................................................... Laba/ Rugi  Rp. ........................................
4)      Unit  ................................................................... Laba/ Rugi  Rp. ........................................
5)      Unit  ................................................................... Laba/ Rugi  Rp. ........................................
2.       Bidang Keuangan
a.       Neraca (terlampir)
b.      Analisis
1)      Likuiditas ................................... %
2)      Sovabilitas  ................................ %
3)      Rentabilitas................................ %
3.       Bidang Permodalan
a.    Modal sendiri ...........................................................= Rp. .......................................
b.    Modal Asing (luar)  ..................................................= Rp. ........................................
1)      Pinjaman Jangka Pendek ...................................= Rp. ........................................
2)      Pinjaman Jangka Panjang ...................................= Rp. ........................................
3)      Pinjaman lain- lain ..............................................= Rp. ........................................
4.       Bidang Administrasi dan Pembukuan
a.       Buku- buku
1)      Buku Pembelian Tunai .................................. =  ........................................
2)      Buku Pembelian Kredit ...................................                                                   =           ........................................
3)      Buku Pesediaan Barang .................................                                                     =          ........................................
4)      Buku Penjualan Tunai ................................... =  ........................................
5)      Buku Voucher             ...................................   = ........................................
b.      Dokumen- dokumen dagang
1)      Surat Perjanjian dagang ..................................                                                   =          ........................................
2)      SITU, SIUP, NPWP, AMDAL dll ......................  =   ........................................
3)      Faktur Kwitansi    ........................................  =  ........................................

B.      Analisis Laporan Keuangan
Pada akhir tahun seluruh kegiatan usaha perusahaan diikhitisarkan dan dilaporkan untuk dianalisis oleh pihak yang berkepentingan, untuk memproleh informasi yang tepat dalam mengambil keputusan. Analisis laporan keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan adalah evaluasi atau penafsiran neraca dan daftar perubahan posisi keuangan perusahaan.
Mengadakan anaslisi laporan keuangan sangat penting sekali untuk mengetahui keadaan dan perkembangan keuangan dari perusahaan yang bersangkutan. Analisis laporan keuangan selalu berkaitan dengan masalah Neraca, Laba/ Rugi, dan perubahan modal perusahaan. Analisis laporan pada hakekatnyaadalah untuk mengadakan penilaian atas keadaan keuangan perusahaan.
Untuk lebih menggambarkan perubahan posisi keuangan dan sifat perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu, suatu perusahaan diharuskan membuat laporan keuangan paling lama 2 tahun terakhir dari kegiatan usahanya.
a.       Dasar Analisis Laporan Keuangan.
Adapun yang menjadi dasar analisis dalam laporan keuangan adalah sebagai berikut:
1)      Keadaan keuangan jangka pendek
a)      Sasaran analisis atas keadaan keuangan jangka pendek adalah sebagai berikut:
(1)    Kemampuan untuk bertahan dalam keadaan depisit
(2)    Kemampuan untuk melunasi utang lancar
(3)    Kemampuan untuk mebayar biaya- biaya
(4)    Kemampuan untuk mempertahankan persediaan
(5)    Kemampuan untuk memberikan kredit pejualan
b)      Sasaran analisis atas modal kerja, meliputi hal- hal berikut:
(1)    Darimana sumber dana modal kerja diproleh
(2)    Untuk apa modal kerja tersebut
2)      Keadaan keuangan jangka panjang
Sasaran analisis terhadap terhadap keadaan keuangan jangka panjang, meliputi hal- hal berikut:
(1)    Berkurang atau bertambahnya utang jangka panjang
(2)    Kemampuan membayar bunga pinjaman secara stabil
(3)    Keseimbangan antara modal sendiri dengan modal asing
(4)    Bertambah dan berkurangnya aktiva tetap.

3)      Hasil usaha perusahaan
Sasaran analisis terhadap hasil usaha perusahaan, meliputi sasaran- sasaran berikut:
(1)    Efisiensi perusahaan antara penjualan dengan aktiva yang digunakan.
(2)    Efisiensi perusahaan antara laba dengan aktiva yang digunakan
(3)    Volume penjualan pada tingkat Break Event

b.      Kegunaan Hasil Analisis Keuangan
Hasil analisis keuangan sangat berguna bagi pihak- pihak berikut:
1)      Para pemilik perusahaan
Dengan analisis laporan keuangan pemilik perusahaan dapat menilai:
a)      Besar kecilnya imbalan untuk pemilik perusahaan
b)      Berhasil tidaknya usaha, dan
c)       Dapat tidaknya pemimpin perusahaan mempertahankan keberlangsungan perusahaanya.
2)      Manajer Perusahaan
Analisis laporan keuangan, dapat digunakan sebagai dasar:
a)      Menyusun rencana usaha yang akan datang
b)      Untuk mengukur sistem pengendalian intern
c)       Untuk menentukan kebijakan manajer.
3)      Investor, bankers, dan kreditur
Dengan adanya analisis laporan keuangan, akan diketahui mengenai likuiditas, dengan solvabilitas, dan rentabilitas perusahaan.
a)      Memberi tidaknya pinjaman
b)      Menghentikan investasi atau tidak
c)       Mengubah pinjamannya menjadi modal perusahaan
4)      Pemerintah
Dengan adanya laporan keuangan, maka pemerintah akan menetapkan hal- hal berikut:
a)      Menetapkan pajak
b)      Menetapkan kebijakan tentang masalah tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional
5)      Karyawan
Dengan mengetahui  analisis laporan keuangan, maka dapat diketahui prospek/ kemajuan perusahaan di mana tenaga kerja akan menentukan sikap sebagai berikut:
a)      Pindah kerja ke perusahaan lain
b)      Perasaan aman dalam bekerja
c)       Adanya promosi jabatan
d)      Meningkatkan produktifitas dalam bekerja

Materi bisa di Download Disini

Comments

3 komentar:

"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"

SEARCH

RECENT POSTS

Loading posts...

CATEGORIES

TAG CLOUD

Loading tags...
Gudang News

Popular Articles

Alamat

Jl. Selajambe- Cipasung RT.05/ RW.01 Desa Selajambe Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan Jawa Barat 45566

Selajambe-Kuningan

putrakuningangroup@gmail.com

+6289528890141

Newsletter

Follow Us

Gudang ILmu 79. All Rights Reserved.