Sektor pelayanan kesehatan terus mengalami perkembangan pesat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi. Namun, tahukah Anda bahwa Indonesia saat ini masih menghadapi kekurangan tenaga ahli gizi dalam jumlah yang sangat signifikan?
Untuk menjawab kebutuhan pasar dan industri kesehatan tersebut, Program Studi S1 Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan merancang Kurikulum Operasional berbasis Revolusi Industri 4.0 dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Mari kita bedah bagaimana peluang karir, profil lulusan, dan struktur kurikulum yang ditawarkan oleh S1 Gizi FIKES UNISA.
Urgensi & Prospek Kerja Lulusan S1 Gizi
Kebutuhan akan Tenaga Ahli Gizi di Indonesia tergolong sangat tinggi. Berdasarkan data analisis kebutuhan ketenagakerjaan:
- Puskesmas & Rumah Sakit: Diperkirakan terdapat kekurangan ribuan tenaga gizi di fasilitas kesehatan dasar dan rujukan nasional. Untuk wilayah Jawa Barat dan Kabupaten Kuningan saja, proyeksi kebutuhan lulusan gizi mencapai puluhan hingga ribuan orang per tahun.
- Sektor Non-Kesehatan & Industri: Peluang karir lulusan S1 Gizi tidak hanya terbatas di rumah sakit atau puskesmas. Lulusan juga sangat dibutuhkan di industri makanan/minuman (food & beverage), bisnis kuliner, perhotelan, pariwisata, lembaga penelitian, hingga menjadi konsultan independen.
6 Profil Utama Lulusan S1 Gizi UNISA
Kurikulum S1 Gizi FIKES UNISA mengacu pada standar Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI). Pendidikan ini dirancang untuk melahirkan lulusan dengan 6 profil profesional utama:
- Decision Maker: Mampu mengambil keputusan tepat terkait pelayanan gizi di Faskes maupun masyarakat.
- Manager & Care Provider: Mengelola dan mengorganisasi program gizi mencakup promosi, pencegahan (prevensi), terapi, hingga rehabilitasi.
- Supervisor: Melakukan supervisi pelaksanaan asuhan gizi di klinik maupun puskesmas.
- Communicator & Educator: Menyampaikan edukasi gizi dan komunikasi efektif kepada masyarakat.
- Community Leader: Menjadi penggerak dan inspirator perubahan perilaku gizi masyarakat ke arah yang lebih positif.
- Researcher: Mampu merancang dan melakukan penelitian dasar di bidang gizi dan pangan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"