Mengenal Warisan Manis Melayu Berempah Kue Rasidah
Identitas Kuliner Melayu Berbasis Rempah
Kue Rasidah merupakan jajanan tradisional Melayu yang dikenal luas di wilayah Sumatera bagian timur seperti di Medan dan kawasan pesisir Riau. Kue Rasidah dikategorikan sebagai pangan semi-basah berbasis tepung terigu dan lemak nabati dengan pengaruh budaya Timur Tengah.
Ciri khas Kue Rasidah terletak pada teksturnya yang padat namun lembut, serta aroma rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan kapulaga. Warna cokelat keemasan muncul dari proses pemasakan perlahan yang memerlukan teknik pengadukan konstan. Saat ini, Kue Rasidah mulai kembali populer dalam festival budaya Melayu dan pengembangan produk UMKM berbasis warisan kuliner lokal.
Sejarah Kue Rasidah dan Cerita Tradisional
Dalam studi sejarah pangan Melayu, Kue Rasidah dipercaya mendapat pengaruh dari tradisi kuliner Arab yang masuk melalui jalur perdagangan abad ke-13. Interaksi budaya ini membentuk adaptasi bahan lokal seperti tepung terigu dan gula menjadi sajian khas daerah.Secara tradisional, Kue Rasidah hanya disajikan saat acara besar seperti pernikahan atau perayaan hari keagamaan. Proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran dianggap mencerminkan nilai ketekunan dan keharmonisan keluarga.
Terdapat cerita lisan di masyarakat Melayu bahwa kegagalan dalam mengaduk adonan hingga berminyak sempurna dianggap sebagai simbol kurangnya kesabaran. Oleh karena itu, proses memasak Rasidah sering dilakukan bersama-sama sebagai bentuk kebersamaan. Dalam literatur gastronomi Melayu, Rasidah juga disebut sebagai simbol status sosial karena dahulu hanya keluarga berada yang mampu menyajikannya.
Cara Menikmati Kue Rasidah
Kue Rasidah paling nikmat disajikan dalam potongan kecil berbentuk wajik atau persegi. Teksturnya yang padat membuatnya cocok dinikmati perlahan. Biasanya Rasidah disandingkan dengan teh hangat tanpa gula untuk menyeimbangkan rasa manis dan rempahnya. Kombinasi ini memperkaya pengalaman rasa sekaligus aroma.Untuk penyajian modern, beberapa produsen menambahkan topping kacang atau wijen guna meningkatkan tekstur dan nilai jual.
Bahan-Bahan Kue Rasidah
500 gram tepung terigu
250 gram gula pasir
400 ml santan kental
150 gram margarin
1 sendok teh kayu manis bubuk
1/2 sendok teh cengkeh bubuk
1/2 sendok teh kapulaga bubuk
Sejumput garam
Cara Pembuatan Kue Rasidah
Sangrai tepung terigu hingga harum dan agak kecokelatan.
Panaskan santan, gula, dan margarin hingga larut.
Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk terus.
Tambahkan rempah dan garam.
Aduk dengan api kecil hingga adonan mengental, berminyak, dan tidak lengket di wajan.
Tuang ke loyang, ratakan, dan dinginkan sebelum dipotong.
Proses pengadukan dapat memakan waktu 30–45 menit hingga tekstur ideal tercapai.
Estimasi Biaya Pembuatan
Perkiraan biaya produksi rumahan:
Tepung terigu: Rp10.000
Gula: Rp8.000
Santan & margarin: Rp20.000
Rempah-rempah: Rp10.000
Link Order Kue Rasidah
Marketplace:
Comments
Tidak ada komentar:
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"