Analisis Potensial Masalah Monetisasi
Halo! Saya mengerti frustrasi Anda karena pengajuan monetisasi website pkgrup.com Anda selalu ditolak.
Berdasarkan hasil pencarian, tampaknya pkgrup.com digunakan oleh Politeknik Kesehatan Kuningan Medical Center untuk beberapa jurnal ilmiah. Perlu diketahui bahwa jenis website (jurnal/ilmiah) dan alasan penolakan monetisasi (biasanya melalui Google AdSense) dapat sangat berkaitan.
Berikut analisis dan perkiraan alasan penolakan, serta langkah perbaikan yang bisa Anda pertimbangkan:
🔍 Analisis Potensial Masalah Monetisasi
Biasanya, penolakan monetisasi (terutama Google AdSense) disebabkan oleh:
1. 📝 Konten dan Nilai Inventaris
Low Value Content (Konten Bernilai Rendah) / Konten Tipis: Meskipun isinya adalah jurnal ilmiah, AdSense mungkin menganggap bahwa halaman utama artikel jurnal yang terdiri dari Abstrak, Metode, dan referensi (tanpa teks yang sangat panjang/mendalam di halaman itu sendiri) adalah "konten tipis" (terlalu sedikit teks, fokusnya mungkin pada PDF yang diunduh).
Saran Perbaikan: Pastikan setiap halaman artikel (bukan hanya PDF) memiliki teks yang memadai dan unik. Jurnal mungkin perlu disajikan dengan lebih banyak teks pengantar atau ringkasan yang jelas di halaman webnya.
Format Jurnal Ilmiah: Google AdSense cenderung lebih menyukai website dengan konten yang secara umum menarik bagi pengiklan dan pembaca luas, bukan format yang sangat spesifik seperti jurnal ilmiah.
Duplikat atau Konten yang Diambil: Jurnal sering kali diindeks di berbagai tempat. Pastikan konten yang Anda sajikan di halaman web Anda asli dan unik dan bukan hanya salinan dari tempat lain.
2. ⚙️ Navigasi dan Pengalaman Pengguna (UX)
Navigasi Situs yang Sulit/Tidak Jelas: Website jurnal sering kali memiliki struktur yang spesifik (Current, Archives, About, dll.). AdSense mensyaratkan navigasi yang mudah dan jelas bagi pengunjung umum.
Saran Perbaikan: Pastikan menu berfungsi semua, tidak ada broken link, dan struktur situs mudah dipahami.
Kualitas Halaman Wajib: Pastikan Anda memiliki halaman standar seperti:
About Us (Tentang Kami) atau Profil Institusi yang jelas.
Contact Us (Hubungi Kami) yang valid.
Privacy Policy (Kebijakan Privasi) yang mematuhi pedoman Google.
Disclaimer/T&C (Syarat dan Ketentuan) jika diperlukan.
3. 🛡️ Kebijakan Khusus AdSense
Jenis Website (Jurnal): Meskipun tidak dilarang, website yang fokus pada publikasi ilmiah seperti jurnal mungkin tidak menjadi prioritas AdSense karena fokusnya pada niche yang sangat spesifik.
Usia dan Aktivitas Website: Kadang-kadang, AdSense ingin melihat website yang sudah aktif dan terawat dengan baik selama beberapa bulan (misalnya, minimal 6 bulan) dengan postingan rutin.
✅ Langkah-langkah yang Harus Anda Lakukan
Baca Email Penolakan dengan Teliti: Google AdSense selalu mengirimkan email penolakan yang berisi alasan spesifik mengapa website Anda ditolak (misalnya: Low Value Content, Navigasi Buruk, Pelanggaran Kebijakan Konten). Fokuslah pada masalah yang disebutkan di sana.
Perbaiki Konten:
Pastikan setiap halaman artikel memiliki teks yang unik, berkualitas, dan memberikan nilai tambah di halaman webnya (bukan hanya dalam file PDF).
Tambahkan ringkasan yang lebih panjang dan jelas di awal setiap artikel.
Audit Teknis dan Navigasi:
Cek semua menu dan link untuk memastikan tidak ada yang rusak (broken link).
Pastikan website responsif (tampil baik di HP dan desktop).
Pastikan halaman Kebijakan Privasi dan Hubungi Kami mudah ditemukan dan lengkap.
Tunggu dan Ajukan Kembali: Setelah Anda memperbaiki semua masalah yang disebutkan dalam email penolakan dan menerapkan perbaikan di atas, tunggu sekitar 1-2 minggu sambil terus menambah konten berkualitas (jika memungkinkan), lalu ajukan kembali permohonan monetisasi.
Comments
Tidak ada komentar:
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"