Welcome To Gudang Ilmu 79

Best Learning Solutions for Tech And Education

About Us

Best Learning Solutions Online

Gudang Ilmu 79 adalah blog yang berfokus pada berbagi pengetahuan dan wawasan seputar pendidikan, teknologi, dan tutorial praktis. Melalui artikel-artikel yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami, kami berkomitmen untuk membantu pembaca memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan menemukan solusi atas berbagai kebutuhan belajar. Kami percaya bahwa ilmu adalah investasi terbaik. Karena itu, Gudang Ilmu 79 hadir sebagai ruang belajar yang terbuka untuk siapa saja yang ingin terus berkembang.

Edukasi
Teknologi
Tutorial
Riset

Pra Konsultasi Publik, Diskusi Kelompok Terarah Kabupaten Kuningan Menyiapakan Agende Kerja 2027


Pra Konsultasi Publik melalui Diskusi Kelompok Terarah (FGD) diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penyusunan arah pembangunan Kabupaten Kuningan yang berkelanjutan, inklusif, dan selaras dengan karakteristik wilayah. Diskusi ini menyoroti kondisi eksisting, tantangan utama, serta peluang strategis yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kuningan.

Berdasarkan pemaparan awal, kondisi tanah nasional di Kabupaten Kuningan didominasi oleh kawasan vegetasi yang mencapai sekitar 88 persen, dengan sekitar 82 persen merupakan lahan tutupan. Selain itu, sekitar 20 persen wilayah Kuningan termasuk kawasan yang berada dalam kategori tanah nasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki fungsi ekologis yang sangat penting, khususnya sebagai daerah penyangga lingkungan. Wilayah selatan Kabupaten Kuningan juga diidentifikasi sebagai daerah rawan bencana, sehingga pendekatan pembangunan harus memperhatikan aspek mitigasi risiko bencana dan kelestarian lingkungan.

Dalam konteks pembangunan wilayah, diperlukan pendekatan khusus untuk wilayah perbatasan tanah nasional agar tetap sejalan dengan prinsip konservasi sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi agenda penting, terutama dalam pengembangan sektor agrowisata, pertanian, ekonomi kreatif, dan UMKM. Pengembangan SDM pertanian diarahkan pada penerapan pertanian cerdas berbasis teknologi digital, sejalan dengan visi Kuningan sebagai daerah yang adaptif terhadap inovasi.

FGD juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Kuningan harus bertumpu pada pilar ketahanan pangan, pendidikan, kesejahteraan sosial, kesehatan, tenaga kerja, serta infrastruktur yang mendukung ketahanan bencana. Dalam hal kesehatan, isu gizi dan penurunan angka stunting menjadi perhatian utama. Upaya penanganan stunting perlu diintegrasikan dengan penyediaan air bersih yang memadai, sebagai salah satu faktor penting dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Bidang baru yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah riset dan inovasi. Arah kebijakan pendidikan di Kabupaten Kuningan perlu diselaraskan dengan kebutuhan pengembangan daerah, termasuk penguatan literasi digital. Saat ini, tingkat digitalisasi di Kabupaten Kuningan masih tergolong lemah, sehingga diperlukan intervensi kebijakan untuk mempercepat transformasi digital, baik di sektor pendidikan, ekonomi, maupun pelayanan publik. Kurikulum lokal seperti Kurikulum Ciremai Kuningan diharapkan dapat menjadi identitas pendidikan daerah yang berakar pada potensi lokal.

Dalam sektor pariwisata, pengembangan wisata berbasis alam menjadi salah satu fokus utama. Kabupaten Kuningan memiliki potensi wisata alam yang besar, namun masih menghadapi tantangan daya saing, sebagaimana tercermin dari perbandingan destinasi wisata Darma yang masih kalah populer dibandingkan Jagara. Oleh karena itu, peningkatan kualitas infrastruktur, promosi, dan pengelolaan destinasi wisata menjadi agenda strategis.

Masalah lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, juga menjadi perhatian lintas sektor. Pengelolaan sampah perlu ditangani secara terpadu dengan melibatkan masyarakat, UMKM, serta pendekatan ekonomi sirkular agar tidak hanya menjadi beban lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi.

Dari sisi infrastruktur dan pengembangan wilayah, ditegaskan pentingnya menjaga kelestarian kawasan penyangga gunung sebagai bagian dari sistem ekologis Kabupaten Kuningan. Rencana pengembangan kawasan industri diarahkan ke wilayah timur Kecamatan Cimahi dengan luasan sekitar 53 hektar, yang didukung oleh penyusunan jurnal rencana, telaah kajian, dan perencanaan yang matang agar tidak bertentangan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Peningkatan infrastruktur diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor wisata dan ekonomi daerah secara keseluruhan.

Pada bidang ekonomi dan sumber daya alam, isu pengangguran dan kemiskinan masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, pengembangan ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan ekonomi digital dipandang sebagai solusi strategis untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Penguatan SDM menjadi kunci utama dalam mendukung transformasi ekonomi tersebut.

Sebagai gambaran umum pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kuningan pada tahun 2026 tercatat sebesar 72,32. Angka ini menunjukkan capaian yang cukup baik, namun masih memerlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Secara keseluruhan, hasil Pra Konsultasi Publik dan Diskusi Kelompok Terarah ini menegaskan pentingnya pembangunan Kabupaten Kuningan yang berimbang antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, dengan pendekatan inovatif, kolaboratif, dan berbasis potensi lokal.

Comments

Tidak ada komentar:

"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"

SEARCH

RECENT POSTS

Loading posts...

CATEGORIES

TAG CLOUD

Loading tags...
Gudang News

Popular Articles

Alamat

Jl. Selajambe- Cipasung RT.05/ RW.01 Desa Selajambe Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan Jawa Barat 45566

Selajambe-Kuningan

putrakuningangroup@gmail.com

+6289528890141

Newsletter

Follow Us

Gudang ILmu 79. All Rights Reserved.