ELEKTRONIK DASAR DAN ANLOG DIGITAL
A.
Pengetahuan
Dasar Teori Atom
Sejak zaman yunani kuno hingga sekarang, model dan teori
atom terus berkembang. Melalui model dan teori atom, kita dapat mengetahui
struktur suatu atom. Perkembangan tersebut tidak dapat dilepaskan dari upaya
para ilmuwan diantaranya Democritus, John Dalton, J.J. Thomson, Rutherford,
Niels Bohr, Schrodinger, de Broglie dan lain sebagainya. Konsep atom ditemukan pertama
kali berdasarkan hasil penelitian ilmuwan Barat filsuf Yunani abad 5SM, yaitu
sejak tahun 1600 sampai sekitar 1900. Leukippos merupakan orang pertama yang
mencetuskan tentang keberadaan atom. Dia bersama Demokritus muridnya
mengemukakan bahwa materi terbentuk dari partikel yang tidak dapat terbagi-bagi
lagi. Yang kemudian mereka namai dengan sebutan atom (Yunani: atomos =
tak terbagi). Atom adalah unit terkecil di mana materi dapat dibagi tanpa
pelepasan partikel bermuatan listrik. Ini juga merupakan unit terkecil dari
materi yang memiliki sifat karakteristik dari elemen kimia.
Gambar
1.1. Atom
Ukuran
Nukleus lebih kecil dan padat bila dibandingkan dengan elektron, yang merupakan
partikel bermuatan ringan di alam semesta. Secara alamiah electron tertarik
menuju muatan positif oleh kekuatan listrik mereka sendiri. Dalam atom, kekuatan
listrik selalu mengikat elektron dalam inti atom (Gambar 1.1). Atom adalah
partikel terkecil penyusun materi. Atom terdiri atas beberapa partikel dasar,
yaitu elektron, proton, dan neutron. Adanya partikel-partikel inilah yang
menyebabkan atom mempunyai sifat listrik, sebab elektron bermuatan negatif,
proton bermuatan positif, dan neutron tidak bermuatan.
1.
Perkembangan Struktur Model Atom
Sejarah Model Atom
TEORI ATOM DEMOCRITOS
Atom-atom Democritos
merupakan unsur-unsur terkecil yang membentuk realitas. Ukurannya begitu kecil
sehingga mata manusia tidak dapat melihatnya. Selain itu, atom juga tidak
memiliki kualitas, seperti panas atau manis. Hal itu pula yang membedakan
dengan konsep zat-zat Empedokles dan benih-benih dari Anaxagoras. Atom-atom
tersebut berbeda satu dengan yang lainnya melalui tiga hal: bentuknya (seperti
huruf A berbeda dengan huruf N), urutannya (seperti AN berbeda dengan NA), dan
posisinya (huruf A berbeda dengan Z dalam urutan abjad). Dengan demikian, atom
memiliki kuantitas belaka, termasuk juga massa. Jumlah atom yang membentuk
realitas ini tidak berhingga.
|
DEMOCRITOS
|
ATOM MENURUT DEMOCRISTOS
|
|
Mazhab Atomisme. Dia adalah murid dari Leukippos, pendiri mazhab tersebut. Demokritos mengembangkan pemikiran tentang atom sehingga justru pemikiran Demokritos yang lebih dikenal di dalam sejarah filsafat. |
Partikel Kecil Tak Dapat Dipecah Lagi: Democritus seorang Filosof Yunani (± 460SM), berpandangan
bahwa material terdiri dari partikel-partikel kecil, sedemikian kecilnya
sehingga partikel-partikel tersebut tidak dapat dibagi lagi. (Dalam bahasa Yunani “atomos”, dalam bahasa
Latin “atomus”, yang artinya tak dapat dibagi. Walaupun pandangan dari teori
ini lebih bersifat spekulatif, namun demikian teori ini mampu bertahan sampai
±2000 tahun lamanya Selain sebagai filsuf, Demokritos juga dikenal menguasai
banyak keahlian. Sayangnya, karya-karya Demokritos tidak ada yang tersimpan.
Demokritos menulis tentang ilmu alam, astronomi, matematika, sastra,
epistemologi, dan etika. Ada sekitar 300 kutipan tentang pemikiran Demokritos
di dalam sumber-sumber kuno. Sebagian besar kutipan-kutipan tersebut berisi
tentang etika.
|
TEORI ATOM DALTON
Dalton menyatakan bahwa
materi terdiri atas atom yang tidak dapat dibagi lagi.
Tiap-tiap unsur terdiri atas atom-atom dengan sifat dan massa identik, dan senyawa terbentuk jika atom dari berbagai unsur bergabung dalam komposisi yang tetap. Temuannya didasarkan pada sebuah eksperimen.
Tiap-tiap unsur terdiri atas atom-atom dengan sifat dan massa identik, dan senyawa terbentuk jika atom dari berbagai unsur bergabung dalam komposisi yang tetap. Temuannya didasarkan pada sebuah eksperimen.
|
DALTON
|
ATOM MENURUT DALTON
|
|
John Dalton (1766-
1844) adalah seorang guru SMU di
Manchester, Inggris. Ia terkenal karena teorinya yang membangkitkan kembali istilah "atom". Dalam buku karangannya yang berjudul New System of Chemical Philosophy ia berhasil merumuskan hal tentang atom sekitartahun 1803. |
Setiap Unsur Terdiri Dari Atom Identik: Pada tahun
1803, John Dalton (1766-1844), akhli kimia dan fisika Inggeris, memberikan landasan yang lebih tegas pada teori mengenai atom. Melalui pemahamannya tentang perilaku gas, John Dalton menyatakan bahwa setiap unsure terdiri dari atom-atom identik dan atom dari suatu unsur berbeda beratnya dari semua unsur yang lain. Dalton menghitung berat relatif dari berbagai unsur, yang kemudian disebut berat atom. Dengan dasar teori Dalton, atom digambarkan sebagai kelereng kecil yang halus, licin, keras dan tak dapat dipecah lagi; gambaran seperti ini bertahan sampai akhir abad ke-19. |
Teori Atom Dalton: (1) Unsur-unsur
terdiri dari partikel-partikel yang luar biasa kecil yang tidak dapat dibagi
kembali (disebut atom). Dalam reaksi kimia,mereka tidak dapat diciptakan,
dihancurkan atau diubah menjadi jenis unsur yang lain. (2) Semua atom dalam
unsur yang sejenis adalah sama dan oleh karena itu memiliki sifat-sifat yang
serupa;seperti massa dan ukuran, (3) Atom dari unsur-unsur yang berbeda jenis
memiliki sifat-sifat yang berbeda
pula, (4) Senyawa dapat dibentuk ketika lebih dari 1 jenis unsur yang digabungkan, (5) Atom-atom dari 2 unsur atau lebih dapat direaksikan dalam perbandingan-perbandingan yang berbeda untuk menghasilkan lebih dari 1 jenis senyawa.
pula, (4) Senyawa dapat dibentuk ketika lebih dari 1 jenis unsur yang digabungkan, (5) Atom-atom dari 2 unsur atau lebih dapat direaksikan dalam perbandingan-perbandingan yang berbeda untuk menghasilkan lebih dari 1 jenis senyawa.
Kelemahan Teori Atom
Dalton: Terbukti ada 2 di antara 5 teorinya yang perlu ditinjau
kembali, namun demikian dia tetap dianggap sebagai bapak pencetus teori atom
modern. Menurut teori atom Dalton nomor 5, tidak ada atom yang berubah akibat
reaksi kimia. Kini ternyata dengan reaksi kimia nuklir, suatu atom dapat
berubah menjadi atom lain.
MODEL ATOM THOMSON
Setelah ditemukannya
elektron oleh J.J Thomson, disusunlah model atom Thomson yang merupakan
penyempurnaan dari model atom Dalton. Atom terdiri dari materi bermuatan
positif dan di dalamnya tersebar elektron bagaikan kismis dalam roti kismis.
|
JJ
Thomson
|
Sejarah Atom Model Thomson
|
|
J.J. Thomson
(Joseph John Thomson) lahir di Cheetham Hill (pinggiran kota Manchester) pada
tanggal 18 Desember 1856. Bidang ilmu yang ditekuni Thomson
adalah matematika dan fisika. Dia menjadi anggota Trinity College dan pada tahun 1883 bekerja sebagai Dosen. Pada tahun 1890, dia menikah dengan Rose Elisabeth dan mereka punya satu anak, (Sir George Paget Thomson) dan satu putri. J.J. Thomson meninggal pada tanggal 30 Agustus 1940 |
Thomson tertarik pada struktur atom, berawal ketika
menulis buku tentang Gerak Vortex Rings yang memenangkan Hadiah Adams pada
tahun 1884.
Penemuan: Pada tahun 1897 fisikawan Inggris Sir J.J. Thomson (1856-1940) menunjukkan bahwa suatu bentuk radiasi, yang disebut sinar katoda, terdiri dari partikelpartikel yang jauh lebih kecil dari atom dan partikel ini mengandung muatan listrik negatif. Partikel-partikel inilah yang kemudian disebut elektron yang merupakan partikel sub-atom yang pertama kali ditemukan. Thomson menyatakan bahwa atom bukanlah partikel terkecil akan tetapi terdiri dari partikel-partikel yang lebih kecil lagi. Ia menggambarkan atom sebagai partikel yang bermuatan positif dengan di sana-sini tertanam partikel lain yang bermuatan negatif (seperti roti kismis). Jumlah partikel yang bermuatan negatif itu adalah sedemikian rupa sehingga keseluruhan atom secara elektris menjadi netral.
Sampai saat ini, hasil penemuan J.J. Thomson banyak
membantu dan hasil penemuannya digunakan sebagai acuan para fisikawan dalam
memahami tentang atom.
|
Pada tahun 1899, Dia
mengukur muatan partikel, dan berspekulasi tentang bagaimana partikel-partikel
tersebut berkumpul menjadi atom, sehingga elektron menjadi dikenal sebagai
partikel-partikel bermuatan negatif dari unsur atom.
MODEL ATOM RUTHERFORD
Rutherford menemukan bukti
bahwa dalam atom terdapat inti atom yang bermuatan positif, berukuran lebih kecil
daripada ukuran atom tetapi massa atom hampir seluruhnya berasal dari massa
intinya. Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan berada pada
pusat atom serta elektron bergerak melintasi inti menyerupai planet dalam tata
surya.
|
Ernest Rutherford
|
Sejarah
Atom Model Rutherford
|
|
Ernest Rutherford,
dilahirkan di Cambridge 30 Agustus 1871, Spring Grove, NZ. Dia meninggal 19 Oktober 1937,
juga di Cambridge, Cambridgeshire, Eng.), Rutherford fisikawan kelahiran
Inggris dianggap sebagai pencoba terbesar sejak Michael Faraday (1791 -1867).
Rutherford adalah
tokoh sentral dalam studi radioaktif,
dan dengan konsep tentang atom nuklir. Dia memimpin eksplorasi fisika nuklir.
|
Inti
Atom Dikelilingi Elektron: Pada awal abad ke-
20, antara 1906-1908 Sir Ernest Rutherford (1871 - 1937) menunjukkan bahwa partikel-partikel yang dipancarkan oleh bahan radioaktif hampir seluruhnya dapat menembus lembaran tipis metal, dan sangat sedikit partikel yang dipantulkan. Kejadian ini membuat Rutherford percaya bahwa sebagian besar dari suatu atom adalah berupa ruang kosong.
Rutherford
kemudian memberi gambaran bahwa muatan positif atom terkonsentrasi dalam
ruang kecil di pusat atom (yang kemudian disebut inti atom) dan dikelilingi
oleh elektron-elektron. Inti atom inilah yang memantulkan partikel radioaktif
apabila kebetulan partikel ini menabrak inti atom; sementara partikel yang
tidak menabrak inti atom akan melewati ruang kosong di sekitar inti atom.
Partikel bermuatan positif yang berada dalam inti atom dinamakan proton.
|
Kelemahan Model Atom
Rutherford: (1) Ketidakmampuan untuk
menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke inti atom akibat gaya tarik
elektrostatis inti terhadap elektron, (2) Menurut teori Maxwell, jika elektron
sebagai partikel bermuatan mengitari inti yang memiliki muatan yang berlawanan
maka lintasannya akan berbentuk spiral dan akan kehilangan tenaga/energi dalam bentuk
radiasi sehingga akhirnya jatuh ke inti.
MODEL ATOM BOHR
Model atom Bohr didasarkan
pada teori kuantum untuk menjelaskan spectrum gas hidrogen. Menurut Bohr,
spektrum garis menunjukkan bahwa electron hanya menempati tingkat-tingkat
energi tertentu dalam atom.
|
Niels
Henrik Bohr
|
Sejarah Atom Model Bohr
|
|
Bohr lahir di
Copenhagen,
Denmark, pada tanggal 7 Oktober 1885 menikah dengan Margrethe Norlund pada tahun 1912. Dari hasil perkawinannya dikaruniai 6 orang anak laki-laki, dua orang meninggal.
Empat anak lainnya meneruskan jejak dia, dan salah satu dari
anaknya menjadi direktur Institute Bohr, dan meninggal di Copenhagen pada tanggal
18 November 1962 dengan usia 77 tahun.
|
Niels Henrik David Bohr (1885-1962) adalah ahli fisika Denmark
sebagai ahli fisika terbesar segala zaman.
Untuk memodelkan sebuah atom, dia menemukan “Teori Atom Bohr”, dan “Model Tetes Cairan”. Bohr merupakan ahli fisika setaraf dengan Albert Enstein, Dia juga penerima hadiah nobel di bidang fisika. Bohr bukanlah orang pertama yang menemukan dan mengembangkan struktur model atom.
Pada tahun 1911, Dia
memperbaiki struktur atom
model yang dikemukakan oleh Rutherford. Selain itu, Dia juga mengembangkan penemuan “Teori Kuantum” untuk memperbaiki problem struktur model atom Bohr dari hasil eksperimen sebelumnya. Pada usia 26 tahun dia telah mendapat gelar Doktor dengan judul desertasi ilmiahnya tentang electron logam. |
Menurut Bohr, elektron
menggelilingi inti atom pada orbit tertentu. Elektron pada orbit luar
menentukan sifat-sifat kimia atom. Elektron pada orbit luar dapat berpindah dan
melompat ke orbit dalam, peristiwa lompatnya elektron tersebut mengeluarkan
berkas cahaya.
Kelemahan Model Atom
Niels Bohr: (1) Hanya dapat
menerangkan spectrum dari atom atau ion yang mengandung satu elektron dan tidak
sesuai dengan pektrum atom atau ion yang berelektron banyak, (2) Tidak mampu menerangkan
bahwa atom dapat membentuk molekul melalui ikatan kimia.
Comments
Tidak ada komentar:
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"