A.
Sejarah Sistem Operasi
Sistem operasi, yang lebih sering
disebut OS merupakan kependekan kata dari bahasa Inggris, yaitu Operating
System. Sistem Operasi adalah suatu susunan sintaks pemrogram yagn diatur dan
memiliki logika tertentu dalam format file tertentu yang berfungsi untuk
melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi- operasi dasar pada
sistem. Perkembangan sistem operasi bukan hanya untuk mengontrol hardware,
tetapi juga untuk melakukan pengola data tingkat lanjut, termasuk menjalankan
software aplikasi seperti program- program pengolah kata dan web browser.
Software- software lainya seperti
aplikasi pengolah data, grafis, dan vidio berjalan di atas sistem operasi yang
sedang bekerja. Fungsi utama dari sebuah sistem operasi adalah menyediakan
interface (antarmuka) antara aplikasi user (pengguna) dan Hardware (perangkat
keras) komputer. Aplikasi user (pengguna) adalah konsep program akuntansi, office, pemerosesan data,
sistem data base, manajemen sistem informasi dan lain sebagainya.
Proses sistem operasi pada umumnya
meliputi akses ke disk, manaemen memori, scheduling task, dan antarmuka
pengguna dengan hardware. Bagian utama yang berisikan kode untuk melakukan
fungsi utamanya disebut “kernel”. Dari hal pernyataan tersebut, muncul
permahaman bahwa sebuah sistem operasi merupakan software lainya. Jadi inti
sistem operasi yang disebut kernel memiliki tugas mengatur sumber daya
perangkat keras, mencegah terjadinya konflik antara program aplikasi yang ada,
dan pada sistem operasi multiuser (banyak pengguna) bertanggung jawab mencegah
terjadinya konflik diantara komputasi yang dibutuhkan oleh setiap pengguna yang
sedang login ke komputer.
B.
SEARCH
RECENT POSTS
Loading posts...
CATEGORIES
TAG CLOUD
Loading tags...
Comments
Tidak ada komentar:
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"