“ibu”, mungkin kata itulah yang pertama kali di ucapkan ketika seorang
bayi mulai belajar bicara. Namun, ketika menjelang dewasa. Mungkin setiap anak
hanya bisa, membentak dan memberikan komentar ketika ibu tidak bisa memberikan
apa yang diinginkan anaknya. Ketika pagi menjelang, ibu sudah terbangun
menyiapkan sarapan untuk keluarga. Ketika malam, mereka belum tidur menyiapak
apa yang bisa diwab untuk anaknya ketika mereka hendak pergi kesekolah. Ketika
sang anak tidak mampu mengerjakan PR, ibu selalu sabar memberikan arah semangat
dan Do’a untuk anaknya agar selalu diberi kemudahan dalam mengerjakan PR.
Setiap langkah dan pekerjaan yang dilakukan hanyalah untuk anaknya
semata, mereka rela tidak makan ketika anak datang dari sekolah dan nasi yang
tersedia tinggal sedikit. Mereka berparuh waktu memberikan yang terbaik untuk
anaknya. Kau relakan kebahagiaanmu terampas hanya demi menjaga anakmu agar
tidak memiliki pergaulan yang salah.
Ibu, aku belum bisa membahagiakan mu, namun kamu selalu tersenyu
dibalik keinginan yang belum tersampaikan. Meskipun aku sudah dewasa tak
henti-hentinya kau memeberikan arahan untuk aku agar aku selalu diarah yang
tepat untuk menjalani hidup aku bangga padamu ibu aku akan selalu membawa
nasihatku sebagai bekal dalam hidup aku.
SEARCH
RECENT POSTS
Loading posts...
CATEGORIES
TAG CLOUD
Loading tags...
Comments
Tidak ada komentar:
"Terimakasih telah berkunjung ke blog kami, semoga anda dapat menemukan apa yang anda cari. Mohon untuk menambahkan komentar!"